Jadikan Membaca Alkitab sbg Gaya Hidup

Meminta Tanda bukanlah Pertanda Tidak Percaya | Roma 4:18 (TB) #ArtikelKristen #GBA

2 min read
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: ”Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” (Roma 4:18 TB)

Setiap dari kita pasti pernah mendengar atau menyanyikan lagu ini: “bapa Abraham mempunyai banyak sekali anak-anak…”  Kalau kita lihat secara nalar janji tersebut rasanya mustahil! Seperti yang kita lihat bersama dalam Kejadian 11:30 bahwa Sara mandul sehingga tak mungkin memiliki anak seumur hidup mereka tetapi Abraham melihatnya dengan iman bahwa janji tersebut pasti Tuhan genapi walau sesungguhnya mereka masih belum memiliki anak padahal usia mereka sudah sangat tua.

Yang menjadi pertanyaan sekarang, kalau Abraham percaya akan janji tersebut, kenapa ia bertanya seperti ini: “Ya Tuhan ALLAH, dari manakah aku tahu bahwa aku akan memilikinya?” (Kejadian 15:8 TB). Jawabannya ialah, bukan karena Abraham tidak percaya melainkan karena ia meminta pertolongan dari Tuhan guna meneguhkan janji yang diterimanya. Dengan kata lain, ketika kita mendapat suatu janji dari Tuhan melalui doa atau nubuatan dari seseorang yang memiliki keintiman dengan Tuhan serta kepekaan yang kuat akan suara Roh Kudus, kita perlu tau, dalam janji tersebut siapa yang menjadi fokus utama; untuk kita atau orang lain, apa yang menjadi bukti nyata, apa yang harus dilakukan selama proses penggenapan, apa media yang dibutuhkan. Dari sini kita bisa lihat  bahwa sesungguhnya Abraham sudah mengetahui bahwa janji tersebut berfokus pada keturunannya akan tetapi ia ingin tau lebih jelas, apa bukti nyata akan janji Tuhan terhadap keturunannya kelak. Kita bisa lihat jawaban-Nya dalam Kejadian 15:18-19.

Janji mengenai Abraham akan memiliki banyak keturunan masih terbilang relevan hingga saat ini. Contoh nyata yang bisa kita lihat di sekitar kita seperti: disembuhkan dari sakit namun rasanya mustahil karena sakitnya parah, jika pergi ke dokter tak punya biaya karena hidup di dalam kemiskinan. Menjadi pengkhotbah rasanya mustahil karena tidak fasih berbicara di depan banyak orang dan suka demam panggung. Menjadi penginjil di daerah terpencil rasanya mustahil karena menjadi seorang penginjil di daerah, okelah bukan berlatar belakang sekolah teologi tetapi setidaknya pernah merasakan hidup susah akan tetapi, pada kenyataannya dari kecil sampai sekarang selalu hidup bergelimang harta dan selalu dimanjakan oleh fasilitas. Oleh sebab itu, ubahlah dari sekarang paradigma dari “rasanya mustahil karena” menjadi “saya percaya janji Tuhan amin dan pasti digenapi!” Hubungan yang intim dengan Tuhan serta  pembacaan Alkitab setiap hari yang disertai dengan tuntunan Roh Kudus, akan memudahkan akses kita untuk bertanya  kepada Tuhan mengenai peneguhan akan janji yang Dia berikan pada kita.

Sumber:

  1. http://airhidupblog.blogspot.com/2014/06/teguh-terhadap-janji-tuhan.html?m=1
  2. https://www.alkitab.sabda.org/commentary.php?book=45&chapter=4&verse=18
  3. https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=1&chapter=15&verse=8

Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!

Mari Bergabung di komunitas baca Alkitab di Gerakan Baca Alkitab!
Info lebih lanjut silahkan baca di website ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Arsip

October 2020
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Sosial Media GBA Center

Open chat
Butuh Bantuan!
Hallo👋🏻
Apakah ada yg bisa kami bantu?
Silahkan bertanya tentang Gerakan Baca Alkitab dan pelayanannya🙏🏻

Kami melayani chat dari Jam 9.00 - 17.00 Wib